I-S-A ; ini sejarah aku

It’s a test, (from Allah), a test (from your Lord), it’s a test (what you gonna do?), gotta realize it’s a test test - native deen

bubble’s babbling

Filed under: me~ — ammarhabibahlovelavender at 9:46 pm on Wednesday, April 25, 2007

peace~
em…
just nak letak some words… italy nye words.. ^-^
Letto = katil (em… yang nyanyi lagu ruang rindu tu maknenye katil jugek atau mende lain ek?)
tappetto = permaidani
mare = pantai
pollo = ayam
forbici = gunting
mele = epal
alimentari = barang dapur
barba = janggut
neve = salji

erk… agi satu lupe lah… hua hua hua.. ape lash..
em…
chiaow~

Bahagia

Filed under: story — ammarhabibahlovelavender at 9:11 pm on Friday, April 20, 2007

Sesungguhnya kebahagiaan itu ialah, anda hidup
untuk pemikiran yang benar dan kukuh
untuk akidah terbesar yang menyelesaikan
permasalahan alam yang lampau
persoalan yang disoal oleh orang yang tertanya-
tanya semasa mereka sedar dan cerdik boleh
berfikir

Dari manakah aku datang?
Ke manakah aku hendak pergi?
Kenapa aku dijadikan?
Adakah aku hidup kembali?

Lalu bersinarlah keyakinan di dalam jiwa
terusir segala keraguan yang degil
terdidiklah fikiran yang waras
terciptalah akhlak yang mulia
dan kembalilah setiap akal yang menyeleweng
kepada jalan yang benar dan lurus
hidupmu akan dikurniakan nilai
oleh Tuhanmu agar hidupmu terbina
supaya matamu memandang di segala ufuk
ke arah cita-cita yang tinggi

Lalu hiduplah kamu di dunia untuk akhirat
di sanalah kamu hidup kekal dan tidak fana’
kau tudung bumimu dengan langit
dan para malaikat menjadi saksi
itulah akidah Islam untuk muslim yang bahagia
itulah asas, itulah tiang serinya
Sesiapa yang hidup memikulnya sambil memekik
dengan namanya; dialah orang yang berbahagia…”
~ Dr Yusuf Al-Qaradhawi~

alphabet

Filed under: Current Affairs — ammarhabibahlovelavender at 8:31 pm on Friday, April 20, 2007

Name: sufiyyah

A - Age: 16
B - Band listening to right now: letto
C - Career: servant
D - Drink or smoke: never
E - Easiest person/s to talk to: ummi ayah, sisters, ash, mc10, mitsui

F - Favorite song/s at the moment: pastikan
G - Gummy Bears or Gummy Worms: ek?
J - Junk foods you like:
L - Longest car ride ever: 4518
M - My favorite Sport/s: badminton, cycling, netball
N - Number of relationships you’ve had: 1: 4?
O - One wish you have: semangat sket
P - Phobias: depan orang ramai… uuuu~
Q - Favorite Quote: saya sayang awak. ^-^
R - Reason to smile: good mood. respect.
S - Song: Now listening to: ruang rindu
T - Time you woke up: depends. ha. ha. 0430, 0600, 0645, 0530
U - Unknown fact about you: crazy
V - Vegetable/fruit you hate: i love veges! ;p
W - Worst habit: nyampuk org ckp
X - X-rays you’ve had: teeth
Y - Yummy food/s: my hand-made! yum! yum! ;)
Z - Zodiac sign: pisces
Lastly, what do you think of the one that send you this survey?

ek? tade sape hantar pun kat aku. :D

sLeep

Filed under: me~ — ammarhabibahlovelavender at 3:10 am on Sunday, April 1, 2007

salam ‘alaik.
huhu… sleep. ada la dua tiga malam sepanjang minggu lepas i can’t sleep. though i wanna sleep. really can’t sleep. esp bile aku tido awal, then terjage. susah btol nak tido. ntah la. aku ade la gak isi malam-malam ku ngan perkara berfaedah. ade gak la yg tak berfaedah contohnya on9. haha… lepas on9 baru aku buat sesuatu yang berfaedah. ^-^
jadi kawan-kawanku, jangan pelik ya klo aku on lewat malam. that’s mean aku baru bangun tidur dan tidak boleh lagi menyambung tidurku. ^-^
em..
nak layan jiwang aa..

Was it you who spoke the words that things would happen but not to me
Oh things are gonna happen naturally
Oh taking your advice I’m looking on the bright side
And balancing the whole thing
But often times those words get tangled up in lines
And the bright lights turn to night
Until the dawn it brings
Another day to sing about the magic that was you and me

Cause you and I both loved
What you and I spoke of
And others just read of
Others only read of the love, the love that I love.

See I’m all about them words
Over numbers, unencumbered numbered words
Hundreds of pages, pages, pages forwards
More words then I had ever heard and I feel so alive

Cause you and I both loved
What you and I spoke of
And others just dream of
And if you could see me now,
Oh love, no
You and I, you and I
Not so little you and I anymore, mmm…
And with this silence brings a moral story
More importantly evolving is the glory of a boy

Cause you and I both loved
What you and I spoke of
And others just dream of
And if you could see me now
Well I’m almost finally out of
I’m finally out of
Finally deedeedeedee
Well I’m almost finally, finally
Well I’m free, oh, I’m free

And it’s okay if you have go away
Oh just remember the telephone works both ways
And if I never ever hear them ring
If nothing else I’ll think the bells inside
Have finally found you someone else and that’s okay
Cause I’ll remember everything you sang

Cause you and I both loved what you and I spoke of
and others just read of and if you could see now
well I’m almost finally out of.
I’m finally out of, finally, deedeeededede
well I’m almost finally, finally, out of words.

lyrics above dedicated to some-people. ^-^ who? biarlah rahsia~
pastu… ade lagi…

No more carefree laughter
Silence ever after
Walking through an empty house
Tears in my eyes
This is how the story ends
This is goodbye

Knowing me, knowing you
There is nothing we can do
Knowing me, knowing you
We just have to face it
This time we’re through
Breaking up is never easy, I know
But I have to go
Knowing me, knowing you
It’s the best I can do

Memories, good days, bad days
They’ll be with me always
In those old familiar rooms
Children would play
Now there’s only emptiness
Nothing to say

Knowing me, knowing you
There is nothing we can do
Knowing me, knowing you
We just have to face it
This time we’re through
Breaking up is never easy, I know
But I have to go
Knowing me, knowing you
It’s the best I can do
Knowing me, knowing you
It’s the best I can do
huhu… nice utk didgr. dan bile memahami lyricnye. dan juge… lyricnye kte boley ditukarkan sesuke ati kite mengikut kesuwayan mase.. ;) kan ash? kan rebena? huhu..
wokey. gotta go.
may ALLAH bless me. semoga tidak terputus hidayah-MU daripada kami disini hingga ke akhirnya. amin ya rab.

suRat ciNTa <3

Filed under: story — ammarhabibahlovelavender at 2:55 am on Sunday, April 1, 2007

Kami tujukan kepada :
Insan yang tersia-sia malamnya

Assalamu’alaykum warahmatullaahi wabarakaatuh

Wahai orang-orang yang terpejam matanya,

Perkenankanlah kami, manusia-manusia malam menuliskan sebuah surat cinta kepadamu. Seperti halnya cinta kami pada waktu malam-malam yang kami sibuk di sepertiga terakhir. Atau seperti cinta kami pada keagungan dan rahsianya yang penuh pesona. Kami tahu dirimu bersusah payah lepas tengah hari berharap intan dan mutiara dunia. Namun kami tak perlu bersusah payah, sebab malam-malam kami berhiaskan intan dan mutiara dari syurga.

Wahai orang-orang yang terlelap,

Sungguh nikmat malam-malammu. Gelapnya yang pekat membuat matamu tak mampu melihat tenaga cahaya yang tersembunyi di baliknya. Sunyi senyapnya membuat dirimu hanyut tak menghiraukan seruan cinta. Dinginnya yang merasuk semakin membuat dirimu terlena, menikmati tidurmu di atas pembaringan yang empuk, bermesraan dengan bantal dan gulingmu, bergeliat manja dibalik selimutmu yang demikian hangatnya. Aduhai kau sangat menikmatinya.

Wahai orang-orang yang terlena,

Ketahuilah, kami tidak seperti dirimu!! Yang setiap malam terpejam matanya, yang terlelap pulas tak terkira. Atau yang terlena oleh suasananya yang begitu menggoda. Kami tidak seperti dirimu!! Kami adalah para perindu kamar di syurga. Tak pernahkah kau dengar Sang Insan Kamil, Rasulullah SAW bersabda : "Sesungguhnya di syurga itu ada kamar yang sisi luarnya terlihat dari dalam dan sisi dalamnya terlihat dari luar. Disediakan untuk mereka yang memberi makan orang-orang yang memerlukannya, menyebarkan salam serta mendirikan solat pada saat manusia terlelap dalam tidur malam." Sudahkah kau dengar tadi? Ya, sebuah kamar yang menakjubkan untuk kami dan orang-orang yang mendirikan solat pada saat manusia-manusia yang lain tertutup mata dan hatinya.

Wahai orang-orang yang keluarganya hampa cinta,

Kau pasti pernah mendengar namaku disebut. Aku Abu Hurairah, Periwayat Hadist. Kerinduanku akan sepertiga malam adalah hal yang tak terperi. Penghujung malam adalah kenikmatanku terbesar. Tapi tahukah kau? Kenikmatan itu tidak serta merta kukecap sendiri. Kubagi malam-malamku yang penuh syahdu itu menjadi tiga. Satu untukku, satu untuk istriku tercinta dan satu lagi untuk pelayan yang aku kasihi. Jika salah satu dari kami selesai mendirikan solat, maka kami bersegera membangunkan yang lain untuk menikmati bagiannya. Subhanallah, tak tergerakkah dirimu? Pedulikah kau pada keluargamu? Adakah kebaikan yang kau inginkan dari mereka? Sekedar untuk membangunkan orang-orang yang paling dekat denganmu, keluargamu?

Lain lagi dengan aku, Nuruddin Mahmud Zanki. Sejarah mencatatku sebagai Sang Penakluk kesombongan pasukan salib. Suatu kali seorang ulama tersohor Ibnu Katsir mengomentari diriku, katanya, "Nuruddin itu sudah asyik dengan solat malam, banyak berpuasa dan berjihad dengan akidah yang benar." Kemenangan demi kemenangan aku raih bersama pasukanku. Bahkan pasukan musuh itu terlibat dalam sebuah perbincangan seru. Kata mereka, "Nuruddin Mahmud Zanki menang bukan kerana pasukannya yang banyak. Tetapi lebih kerana dia mempunyai rahasia bersama Tuhan." Aku tersenyum, mereka memang benar. Kemenangan yang kuraih adalah kerana do’a dan solat-solat malamku yang penuh kekhusyu’an.

Tahukah kau dengan orang yang selalu setia mendampingiku? Dialah Isteriku tercinta, Khatun binti Atabik. Dia adalah istri solehah di mataku, terlebih di mata Allah. Malam-malam kami adalah malam penuh kemesraan dalam bingkai Tuhan. Gemerisik dedaunan dan desahan angin seakan menjadi pernak-pernik kami saat mendung di mata kami jatuh berderai dalam sujud kami yang panjang.

Kuceritakan padamu suatu hari ada kejadian yang membuat belahan jiwaku itu tampak murung. Kutanyakan padanya apa gerangan yang membuatnya resah. Ya Allah, ternyata dia tertidur, tidak bangun pada malam itu, sehingga kehilangan kesempatan untuk beribadah. Astaghfirullaah, aku menyesal telah membuat dia kecewa. Segera setelah peristiwa itu kubayar saja penyesalanku dengan mengangkat seorang pegawai khusus untuknya. Pegawai itu kuperintahkan untuk menabuh genderang agar kami terbangun di sepertiga malamnya.

Wahai orang-orang yang terbuai,

Kau pasti mengenalku dalam kisah pembebasan Al Aqsa, rumah Allah yang diberkati. Akulah pengukir tinta emas itu, seorang Panglima Perang, Shalahuddin Al-Ayyubi. Orang-orang yang hidup di zamanku mengenalku tak lebih dari seorang Panglima yang selalu menjaga solat berjama’ah. Kesenanganku adalah mendengarkan bacaan Al-Qur’an yang indah dan syahdu. Malam-malamku adalah saat yang paling kutunggu. Saat-saat dimana aku bercengkerama dengan Tuhanku. Sedangkan siang hariku adalah perjuangan-perjuang an nyata, pengejawantahan cintaku pada-Nya.

Wahai orang-orang yang masih saja terlena,

Pernahkah kau mendengar kisah penaklukan Konstantinopel? Akulah orang dibalik penaklukan itu, Sultan Muhammad Al Fatih. Namun tahukah kau bahwa sehari sebelum penaklukan itu, aku telah memerintahkan kepada pasukanku untuk berpuasa pada siang harinya. Dan saat malam tiba, kami laksanakan solat malam dan munajat penuh harap akan pertolongan- Nya. Jika Allah memberikan kematian kepada kami pada siang hari disaat kami berjuang, maka kesyahidan itulah harapan kami terbesar. Biarlah siang hari kami berada di ujung kematian, namun sebelum itu, di ujung malamnya Allah temukan kami berada dalam kehidupan. Kehidupan dengan menghidupi malam kami.

Wahai orang-orang yang gelap mata dan hatinya,

Pernahkah kau dengar kisah Penduduk Basrah yang kekeringan? Mereka sangat merindukan air yang keluar dari celah-celah awan. Sebab terik matahari terasa sangat menyengat, padang pasir pun semakin kering dan tandus. Suatu hari mereka sepakat untuk mengadakan Solat Istisqa yang langsung dipimpin oleh seorang ulama di masa itu. Ada wajah-wajah besar yang turut serta di sana, Malik bin Dinar, Atha’ As-Sulami, Tsabit Al-Bunani. Solat dimulai, dua rakaat pun usai. Harapan terbesar mereka adalah hujan-hujan yang penuh berkah.

Namun waktu terus beranjak siang, matahari kian meninggi, tak ada tanda-tanda hujan akan turun. Mendung tak datang, langit membisu, tetap cerah dan biru. Dalam hati mereka bertanya-tanya, adakah dosa-dosa yang kami lakukan sehingga air hujan itu tertahan di langit? Padahal kami semua adalah orang-orang terbaik di negeri ini?

Solat demi solat Istisqa didirikan, namun hujan tak kunjung datang. Hingga suatu malam, Malik bin Dinar dan Tsabit Al Bunani terjaga di sebuah masjid. Saat malam itulah, aku, Maimun, seorang pelayan, berwajah kuyu, berkulit hitam dan berpakaian usang, datang ke masjid itu. Langkahku menuju mihrab, kuniatkan untuk solat Istisqa sendirian, dua orang terpandang itu mengamati gerak gerikku.

Setelah solat, dengan penuh kekhusyu’an kutengadahkan tanganku ke langit, seraya berdo’a :
"Tuhanku, betapa banyak hamba-hamba- Mu yang berkali-kali datang kepada-Mu memohon sesuatu yang sebenarnya tidak mengurangi sedikit pun kekuasaan-Mu. Apakah ini kerana apa yang ada pada-Mu sudah habis? Ataukah perbendaharaan kekuasaan-Mu telah hilang? Tuhanku, aku bersumpah atas nama-Mu dengan kecintaan-Mu kepadaku agar Engkau berkenan memberi kami hujan secepatnya."

Lalu apa gerangan yang terjadi? Angin langsung datang bergemuruh dengan cepat, mendung tebal di atas langit. Langit seakan runtuh mendengar do’a seorang pelayan ini. Do’aku dikabulkan oleh Tuhan, hujan turun dengan derasnya, membasahi bumi yang tandus yang sudah lama merindukannya.

Malik bin Dinar dan Tsabit Al Bunani pun terhairan dan kau pasti juga hairan bukan? Aku, seorang budak miskin harta, yang hitam pekat, mungkin lebih pekat dari malam-malam yang kulalui. Hanya manusia biasa, tapi aku menjadi sangat luar biasa kerana do’aku yang makbul dan malam-malam yang kupenuhi dengan tangisan dan taqarrub pada-Nya.

Wahai orang-orang yang masih saja terpejam,

Penghujung malam adalah detik-detik termahal bagiku, Imam Nawawi. “Suatu hari muridku menanyakan kepadaku, bagaimana aku boleh menciptakan berbagai karya yang banyak? Bila aku beristirahat, bagaimana aku mengatur tidurku?” Lalu kujelaskan padanya, "Jika aku mengantuk, maka aku hentikan solatku dan aku bersandar pada buku-bukuku sejenak. Selang beberapa waktu jika telah segar kembali, aku lanjutkan ibadahku."
Aku tahu kau pasti berfikir bahwa hal ini sangat sulit dijangkau oleh akal sihatmu. Tapi lihatlah, aku telah melakukannya, dan sekarang kau boleh menikmati karya-karyaku.

Wahai orang-orang yang tergoda,

Begitu kuatkah syaitan mengikat tengkuk lehermu saat kau tertidur pulas? Ya, sangat kuat, tiga ikatan di tengkuk lehermu! Dia lalu menepuk setiap ikatan itu sambil berkata, "Hai manusia, engkau masih punya malam panjang, kerana itu tidurlah!."

Hei, sedarlah, sedarlah, jangan kau dengarkan dia, itu tipu muslihatnya! Syaitan itu berbohong kepadamu. Maka bangunlah, bangkitlah, kerahkan kekuatanmu untuk menangkal godaannya. Sebutlah nama Allah, maka akan lepas ikatan yang pertama. Kemudian, berwudhulah, maka akan lepas ikatan yang kedua. Dan yang terakhir, solatlah, solat seperti kami, maka akan lepaslah semua ikatan-ikatan itu.

Wahai orang-orang yang masih terlelap,

Masihkah kau menikmati malam-malammu dengan kepulasan? Masihkah? Adakah tergerak hatimu untuk bangkit, bersegera, mendekat kepada-Nya, bercengkerama dengan-Nya, memohon keampunan-Nya, meski hanya 2 rakaat? Tidakkah kau tahu, bahwa Allah turun ke langit bumi pada 1/3 malam yang pertama telah berlalu. Tidakkah kau tahu, bahwa Dia berkata, "Akulah Raja, Akulah Raja, siapa yang memohon kepada-Ku akan Kukabulkan, siapa yang meminta kepada-Ku akan Kuberi, dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku akan Ku ampuni. Dia terus berkata demikian, hingga fajar merekah."

Wahai orang-orang yang terbujuk rayu dunia,

Bagi kami, manusia-manusia malam, dunia ini sungguh tak ada ertinya. Malamlah yang memberi kami kehidupan sesungguhnya. Sebab malam bagi kami adalah malam-malam yang penuh cinta, sarat makna. Masihkah kau terlelap? Apakah kau menginginkan kehidupan sesungguhnya? Maka ikutilah jejak kami, manusia-manusia malam. Kelak kau akan temukan cahaya di sana, di waktu sepertiga malam. Namun jika kau masih ingin terlelap, menikmati tidurmu di atas pembaringan yang empuk, bermesraan dengan bantal dan gulingmu, bergeliat manja di balik selimutmu yang demikian hangatnya, maka surat cinta kami ini sungguh tak berarti apa-apa bagimu.

Semoga Allah mempertemukan kita di sana, di syurga-Nya, mendapati dirimu dan diri kami dalam kamar-kamar yang sisi luarnya terlihat dari dalam dan sisi dalamnya terlihat dari luar. Semoga…

Wassalamu’alaykum warahmatullaahi wabarakaatuh,

Manusia-Manusia Malam

Semoga kisah orang-orang besar itu menjadi penyemangat kita untuk mengikuti jejak mereka.

———————————————————————————
jom kita sama-sama memperbaiki malam kita. masa kita. hurnm…